Menggala-Pada hari ini telah dilaksanakan kegiatan kunjungan lapangan di Balai Kampung Astra Ksetra. Dalam kegiatan tersebut turut hadir berbagai unsur penting, antara lain Kepala Kampung Astra Ksetra, para aparatur kampung, Bapak Babinpotdirga, pendamping Kopdes, pengurus Koperasi Desa (Kopdes), Ibu PPK, para ketua dusun, RT, serta masyarakat kampung. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung proses perencanaan pembangunan di tingkat kampung melalui kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).
Dalam pelaksanaan Musrenbang kali ini, Ketua BPK memaparkan berbagai usulan dan aspirasi masyarakat dari masing-masing dusun. Usulan-usulan tersebut merupakan hasil dari musyawarah di tingkat dusun dan menjadi bahan penting untuk dijadikan dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kampung Astra Ksetra tahun mendatang. Setiap aspirasi yang disampaikan mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat dalam bidang infrastruktur, sosial, ekonomi, dan pemberdayaan.
Sebagai pendamping desa, kami turut memberikan penjelasan terkait arah kebijakan dan prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2026. Hingga saat ini, regulasi resmi mengenai pagu dana desa tahun 2026 memang belum diterbitkan, namun kemungkinan besar masih akan mengacu pada ketentuan tahun berjalan, di mana prioritas penggunaan dana meliputi bidang ketahanan pangan, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), operasional pemerintahan kampung, serta program-program pendukung lainnya.
Selain itu, kami juga menyampaikan adanya alokasi 30% Dana Desa untuk mendukung Koperasi Desa Merah Putih. Dana ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi kampung melalui pengembangan usaha koperasi. Oleh karena itu, kami merekomendasikan agar pihak kampung bersama pengurus koperasi segera mematangkan rencana usaha yang akan dijalankan. Dengan perencanaan yang matang dan manajemen yang baik, diharapkan Koperasi Desa Merah Putih Kampung Astra Ksetra dapat berjalan optimal sehingga alokasi dana 30% tersebut aman dan tepat sasaran.
Kegiatan Musrenbang hari ini berjalan dengan baik, penuh semangat partisipatif, dan diwarnai diskusi yang produktif antara pemerintah kampung, masyarakat, serta pendamping desa. Hasil dari musyawarah ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menyusun rencana pembangunan kampung yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

